
JAKARTA, iDoPress - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan aturan ganjil genap pada Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan peringatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Artinya, pengendara bebas melintasi ruas jalan yang biasanya menerapkan pembatasan ganjil genap tanpa harus menyesuaikan angka terakhir pelat nomor dengan tanggal.
Kebijakan tersebut disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya, @Dishubdkijakarta, Jumat (21/8/2026).
"Sehubungan dengan Hari Libur Nasional Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta DITIADAKAN pada tanggal 25 Agustus 2026," tulis Dishub DKI Jakarta.
Peniadaan ganjil genap mengacu pada Pasal 3 ayat (3) Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019.
Aturan tersebut menyebutkan, pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap tidak berlaku pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden.
Karena 25 Agustus 2026 merupakan hari libur nasional dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, aturan ganjil genap tidak diberlakukan.
25 Jalan yang Biasanya Menerapkan Ganjil Genap
Ada 25 ruas jalan di Jakarta yang biasanya termasuk dalam wilayah penerapan ganjil genap.
Berikut daftarnya:
Jalan Pintu Besar Selatan
Jalan Gajah Mada
Jalan Hayam Wuruk
Jalan Majapahit
Jalan Medan Merdeka Barat
Jalan MH Thamrin
Jalan Jenderal Sudirman
Jalan Sisingamangaraja
Jalan Panglima Polim
Jalan Fatmawati, dari Simpang Jalan Ketimun sampai Jalan TB Simatupang
Jalan Suryopranoto
Jalan Balikpapan
Jalan Kyai Caringin
Jalan Tomang Raya
Jalan Jenderal S Parman
Jalan Gatot Subroto
Jalan MT Haryono
Jalan HR Rasuna Said
Jalan D.I Pandjaitan
Jalan Jenderal A. Yani
Jalan Pramuka
Jalan Salemba Raya sisi Barat, arah Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Jalan Diponegoro
Jalan Kramat Raya
Jalan Stasiun Senen
Jalan Gunung Sahari
Dengan ditiadakannya ganjil genap hari ini, kendaraan dapat melintas di ruas-ruas tersebut tanpa mengikuti ketentuan angka terakhir pelat nomor.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT