
TANGERANG – Ikan-ikan mendadak mengapung di permukaan air Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (20/8/2026).
Kondisi ikan mengapung ini sempat menarik perhatian warga yang melintas di sekitar sungai.
Asrul (36), warga yang menyaksikan momen tersebut, menyebut kejadian ini menjadi pemandangan yang tak biasa bagi warga setempat.
Banyak orang membawa alat jaring dan tombak untuk menangkap ikan-ikan tersebut.
”Banyak warga langsung turun bawa alat seadanya, ada yang bawa tombak sampai jaring, soalnya ikannya gampang ditangkap pas lagi nyari napas di atas,” ungkap Asrulsaat ditemui di lokasi, Jumat (21/8/2026).
Sementara pedagang di lokasi, Nurdin (38) mengatakan ikan-ikan mengapung karena luapan air dari kawasan Bogor setelah diguyur hujan deras.
”Bukan karena limbah, tapi gara-gara air hujan gede buangan dari Bogor. Alirannya sampai tersumbat dan berdampak hingga berkilometer-kilometer,” kata Nurdin.
Munculnya berbagai jenis ikan ke permukaan air dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk memancing.
Karena ikan yang sedang kekurangan oksigen tidak menyambar umpan, warga memilih cara alternatif.
”Ikannya enggak mau makan umpan. Makanya sama orang-orang ditembaki atau dijaring langsung dari sisi kiri sungai, itu dapet banyak,” ucap Nurdin.
Warga sekitar lokasi, Eki (32), mengatakan ikan mendadak mengapung bukan karena pencemaran limbah.
Ikan-ikan tersebut didugamencari pasokan oksigen akibat suhu air meningkat saat musim kemarau.
”Kalau mabok limbah pasti banyak yang mati dan airnya berbau busuk. Kemarin mah enggak ada bau, ikannya juga masih segar. Kalau ngelihat bayangan orang aja langsung nyelam lagi,” ujar Eki
Kondisi air pun berangsur normal dan ikan-ikan kembali menyelam ke dasar sungai saat memasuki waktu sore.
Berdasarkan pantauan iDoPress di lokasi, kondisi Sungai Cisadane kini sudah berangsur kembali normal.
Ikan-ikan yang mengapung di permukaan air sudah tidak lagi terlihat.
Air sungai tampak berwarna kecokelatan dengan beberapa material sampah yang hanyut terbawa aliran sepanjang sungai.
iDoPress sudah menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Yudi Pradana untuk bertanya penyebab ikan-ikan mengapung. Namun hingga saat ini belum memberikan tanggapan.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT