Suasana Pemakaman Temon: Daus Mini, Mongol, dan Tarzan Beri Penghormatan Terakhir

JAKARTA, iDoPress - Sejumlah selebritas turut mengantar komedian sekaligus aktor Simson Rarameha Ngadang atau Temon ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Di antara para pelayat yang hadir tampak Daus Mini, Mongol Stres, hingga pelawak senior Toto Mulyadi alias Tarzan Srimulat.

Berdasarkan pantauan iDoPress di lokasi, Tarzan berada tepat di samping peti jenazah dan liang lahat Temon bersama sejumlah kerabat saat prosesi pemakaman berlangsung.

Sementara itu, Daus Mini dan Mongol berdiri di luar tenda ketika doa bersama dan lagu rohani diperdengarkan.

Usai prosesi doa, acara dilanjutkan dengan penaburan bunga. Mongol kemudian dipanggil sebagai perwakilan sahabat dekat Temon untuk memberikan penghormatan terakhir.

Ia meletakkan rangkaian bunga lili berwarna putih berukuran besar di atas makam Temon.

Selain Mongol, Tarzan juga ikut menaburkan bunga dan menyiramkan air mawar ke atas pusara Temon sebagai perwakilan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI).

Sebelumnya diberitakan, Simson Rarameha Ngadang atau Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi dalam usia 59 tahun.

Kepergian aktor yang dikenal lewat sinetron komedi "Abdel dan Temon" itu meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga para sahabat dan rekan-rekannya di dunia hiburan.

Kabar wafatnya Temon pun mengejutkan banyak pihak karena almarhum diketahui tidak pernah menunjukkan tanda-tanda sakit parah.

Pada Minggu sekitar pukul 07.00 WIB, Temon mendadak mengeluhkan nyeri di bagian dada sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Komedian Cak Lontong, salah satu sahabat dekat almarhum, mengungkapkan kronologi saat-saat sebelum Temon meninggal berdasarkan cerita yang disampaikan keluarga.

"Tadi cerita dari istri dan anaknya kan tadi pagi ada gejala yang mengarah ke serangan jantung, katanya karena Bang Temon memegang dada, kesakitan memegang dada kirinya, terus kemudian dibawa ke rumah sakit," tutur Cak Lontong saat melayat ke rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu.

Sementara itu, Kodil, roadman yang kerap mendampingi aktivitas Temon, mengaku hanya mengetahui bahwa almarhum memiliki riwayat hipertensi.

"Kalau saya bahkan sebagai roadman itu tahunya Bang Temon punya hipertensi saja, darah tinggi, enggak ada riwayat penyakit jantung," ucap Kodil.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta2009-2020 Aceh Life Network      Hubungi kami   SiteMap